Tuesday, 20 August 2013

三びきのねずみ



三びきのねずみ

ここには三びきの白いねずみがいます。3びきねずみは白い壁の前にいるので猫には見えません。
ある日、3びきのねずみ はペンキのかんを見つけました。かんの中にはそれぞれ赤いペンキ、青いペンキ、黄色いペンキがはいっていました。
面白そうだとねずみたちは思いました。い匹のねずみは赤いかんに入りました。もう1ぴきねずみ青いかんに入りました。そしてもう1ぴきのねずみは黄色いかんにはいりました。
白いねずみはそれぞれ、赤いねずみ、青いねずみ、黄色いねずみになりました。
3びきねずみたちが歩きまわると、床にペンキがつきました。赤と青がまじると紫になりました。青と黄色まじると緑になりました。赤と黄色がまじるとオレンジになりました。
(わああ。。。面白い)と言いました。
けれども、ペンキがかわいて、ねずみたちの体はだんだん(かた)くなってきました。それでおふろに入りました。
ねずみたちは、また白くなりました。白くなって、白い壁の前にいいるので、猫には見えません。 終わり。(日本語作文とスピーチのレッスン hal 82)

Tiga ekor tikus

Ada tiga ekor tikus berwarna putih, karena  ketiganya berwarna  putih , berada di depan tembok yang berwarna putih, maka kucing tidak bisa melihat ketiga tikus tersebut.
Suatu hari tiga tikus tersebut menemukan kaleng cat, di dalam kaleng cat tersebut terdapat cat berwarna merah, biru dan cat warna kuning. Begitu menyenangkan “pikirnya.

Satu dari tiga tikus tersebut masuk ke kaleng cet yang berwarna merah, satu lagi tikus masuk ke kaleng cat yang berwarna biru, kemudian tikus yang ke tiga juga masuk ke kaleng cat yang berwarna kuning.
Ketiga tikus yang tadinya berwarna putih masing- masing menjadi tikus berwarna merah, biru dan kuning.
Ketika ketiga tikus berjalan cat yang ada di tubuhnya menjadi berbekas di lantai, ketika warna merah dan warna biru bercampur maka menjadi warna ungu, dan ketika warna biru dan warna kuning bercampur maka menjadi warna hijau. Warna merah dan warna kuning bercampur menjadi warna orange. “ aaa…keren….” Kata ketiga tikus tersebut.

Tetapi, karena cat yang berada di tubuh ketiga tikus tersebut menjadi kering, perlahan-lahan tubuh ketiga tikus tersebut menjadi  keras. Karena tubuhnya menjadi keras selanjutnya ketiga tikus tersebut mencemplungkan dirinya ke dalam air

Selanjutnya tubuh ke tiga tikus tersebut menjadi putih kembali, karena  putih saat berada didepan tembok yang putih maka kucing tidak bisa melihat ketiganya

No comments:

Post a comment

Damai Hati Ini Akan Selalu Ada

Hamparan sawah tandus menghampar sepanjang penglihatan dalam perjalanan ini, musim kemarau masih berlalu entah sampai kapan, bongkah...