Thursday, 12 February 2015

Warkop

Tempat melepas lelah sejenak, sambil menikmati malam di pinggiran kota bekasi.

Warung ini sudah terlihat sepi hanya ada seorang pengunjung yang sedang menikmati kopi hitamnya sambil sesekali menghisap rokok putih.

Aku menyebutnya warung Roni, sesuai pemiliknya yang bernama Roni, tempat biasanya aku melamun sambil mencari sebuah inspirasi malam, merenungkan selanjutnya menulis .

Semangkok indomie rebus, segelas susu coklat sedikit menghangatkan tubuh yang sedari tadi terasa dingin oleh angin malam menjadi teman lamunan malam ini.

Sudah teramat sering aku melepas lelah di sini, sesekali bertukar cerita tentang hidup bersama sipemilik warung, Sambil menikmati angin malam beserta segala mozaiknya.

Ada kerinduan, ada kedamaian, ada gundah yang mengusik malam ini, kerinduan akan kebersamaan bersama malaikat-malaikat kecil yang kini terlelap dalam dekapan malam.

Ada rindu di jauh sana terhadap bidadari malam , bidadari pelepas lelah yang setia menunggu kehadiran ini.

Merindu mu....mengenang mu....disetiap malamku..

Sebait doa ku kirim untuk bahagiamu di ujung jauh ku.

Hingga waktu ku dan asamu bertemu , menyatu dalam biru...

Ahhh sampai tak terasa susu coklat ini hanya tinggal menyisakan sedikit...
Ku ahiri lamunan malam ini...berlalu dan meninggalkan dengan sisa- sisa kerinduanku.

@warkop roni

No comments:

Post a comment

Damai Hati Ini Akan Selalu Ada

Hamparan sawah tandus menghampar sepanjang penglihatan dalam perjalanan ini, musim kemarau masih berlalu entah sampai kapan, bongkah...