Friday, 13 November 2015

Wisata Budaya Di Kraton Kasepuhan Cirebon


 
Selepas mengexplore kota Kuningan saya dan beberapa rekan " Bakul Jamu" memulai eksplore kota Cirebon.

Panas terik matahari di kota Cireban tidak beda jauh dengan kota-kota lainya,  Saya memulai perjalanan ke masjid Kasepuhan yang berjarak +/-200 m dari Kraton Kesepuhan, untuk melaksanakan sholat dhuhur, sambil melihat lihat bangunan masjidnya, bangunan utama masjid tidak begitu luas , kita bisa memasukinya melewati pintu kecil sehingga memaksa kita untuk menunduk ketika melewatinya, konon katanya hal ini dimaksudkan untuk sebuah kesopanan ketika memasuki tempat suci. Di dalam masjid terdapat mimbar dan kursi berukir, dengan tiang-tiang kayu sebagai penyangga atap bagunan.


 tampak depan



Selepas sholat kami menuju Keraton Kasepuhan, Kraton kasepuhan merupakan tonggak sejarah dan ikon kota Cirebon, kraton ini terletak di Jalan Kasepuhan No 43, Kampung Mandalangan, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemah Wungkuk, Cirebon, Jawa Barat. Dapat ditempuh sekitar 30 menit dari Stasiun Kereta Api Kejaksan dan 30 menit dari Terminal Bus Harjamukti Cirebon.

Kraton kasepuhan didirikan oleh Pangeran Cakrabuana (Putra Raja Padjajaran) pada masa perkembangan islam sekitar tahun 1529.

Memasuki pintu gerbang kami disambut guide yang menjelaskan tentang seluk beluk bangunan keraton, mulai dari tempat raja beristirahat, tempat para pengawal dan abdi.



Sayang bangunanya terlihat seadanya, kami masuk lebih dalam memasuki pintu gerbang yang dijaga oleh dua prajurit keraton dengan tombak berbendera kuning yang menyabut para tamu, di dalam taman dan lorong jalan banyak terdapat prajurit bertombak berdiri menjaga setiap waktu    , ternyata sedang ada acara keluarga kraton yang sedang membuat acara di gedung utama keratin tersebut , sayang kami tidak diperbolehkan untuk masuk dan melihat lebih jauh.

 halaman utama


Kami dibelokkan untuk melihat koleksi musium keraton Kasepuhan, gedung sebelah kiri dari pintu masuk merupakan musium penyimpanan kereta barong yang terbuat dari kayu, secara seni kereta ini terlihat begitu indah yang menggabungkan antara ketiga budaya yaitu China, budaya Islam dan India.



 koleksi museum



Selajutnya koleksi lainya berupa pedang dan keris, tombak  serta lukisan yang konon lukisan Prabu Siliwangi , ada yang unik pada lukisan Prabu Siliwangi saat kita menatap mata lukisan dari arah manapun tatapan mata itu terus mengikuti kita, begitu pula dengan posisi kaki pada lukisan juga mengikuti dari arah sudut pandang kita melihat.

Bagunan sebelah kanan pintu masuk juga dijadikan sebagai penyimpanan koleksi keraton diantaranya satu set gamelan jawa, senjata berupa pedang, koleksi keramik  , baju perang, hiasan hiasan dinding, kursi tua, serta barang-barang peninggalan jaman dulu lainya.




 koleksi museum



Wisata budaya ini begitu menarik, sekilas kita bisa mengetahui sejarah dan budaya pada jaman dahulu, benda-benda peninggalan jaman dulu yang sekarang mempunysi arti dan sejarah tetsendiri.
Namun sayang pengelolaan wisata budaya kraton belum terlihat maksimal, ada beberapa tempat yang terlihat kurang menarik dan terkesan dibiarkan tanpa adanya perbaikan.

Walau demikian dengan mengunjungi keraton Kasepuhan ini sedikit banyak memberikan berbagai macam wawasan akan keragaman budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, diantaranya melalui perjalanan budaya di Kraton Kasepuhan Cirebon ini.

@genk

pic.dokpri

sumber refrensi : http://www.seputar-cirebon.com/wisata-sejarah-di-keraton-kasepuhan-cirebon/




No comments:

Post a comment

Damai Hati Ini Akan Selalu Ada

Hamparan sawah tandus menghampar sepanjang penglihatan dalam perjalanan ini, musim kemarau masih berlalu entah sampai kapan, bongkah...